Malang – Dua tim papan atas bakal bentrok di Stadion Gajayana, Malang, Sabtu (12/3). Persema akan menjamu Bali Devata FC yang akan tampil dengan kekuatan penuh. Kedua tim akan adu gengsi, karena Persema dan Bali Devata sama-sama mengoleksi poin 17.
Persema berada di peringkat teratas, karena memiliki selisih gol lebih baik dari Bali Devata, yang berada persis di bawahnya. Siapa yang berhasil meraih poin tiga dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) pekan ke-10 itu, dialah yang akan menduduki puncak klasemen.
Dan, Bali Devata tampaknya tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. “Kami datang dengan kekuatan penuh,” Made Raymond, Manajer Tim Bali Devata, menegaskan. Sekitar pukul 14.00 WITA, Kamis (10/3), Bali Devata telah berangkat ke Malang. “Kami membawa 18 pemain dalam kondisi fit. Tidak ada satu pun pemain yang cedera,” Made Raymon menambahkan.
Made Raymond mengaku, laga melawan Persema merupakan laga penting. Karena itu, ia meminta kepada Komang Adnyana dan kawan-kawan agar tidak lengah.
Pelatih Persema, Timo Scheuneman, juga menganggap laga kali ini adalah pertarungan bergengsi. “Lawan Bali Devata adalah pertandingan superpenting,” ujarnya ketika dihubungi. Dia mengaku Bali Devata adalah musuh berat, karena sama-sama mengoleksi 17 poin.
Menurut Timo, bermain di Stadion Gajayana malah menjadi beban tersendiri bagi Laskar Ken Arok. “Tekanan publik begitu besar, sehingga Persema harus menang,” katanya. Sebab, bila Persema bermain seri, publik akan menuntut lebih besar lagi pada laga berikutnya. Agar aman, tiada kata lain kecuali menang.
Hanya saja, Timo harus mempertimbangkan dua pemain asingnya. Seme Pierre Patrick masih cedera ringan, sedangkan pemain asal Korea Selatan, Han Sang Min, cedera ketika laga persahabatan dengan tim lokal di Lombok beberapa waktu lalu. “Tapi, saya harapkan mereka segera pulih dan bisa dipasang di starting eleven nanti,” harap Timo.
Disinggung soal lawannya, pelatih asal Jerman itu mengungkapkan, Bali Devata merupakan tim yang solid dan banyak dihuni pemain bagus. ”Saya lihat kipernya, Komang Ngurah Perdana, sangat bagus. Dia juga patut diwaspadai,” urai Timo. Ia juga memuji pelatih Bali Devata, Wilhelmus Scheepers, yang piawai memadukan pemain lokal dengan pemain asing. (RIZ)
Source : LPI